Daya Tampung SMP Negeri di Pekanbaru Terbatas, 23 Sekolah Swasta Disiapkan Gratis
- Rabu, 24 Juni 2026 - 20:43 WIB
- Reporter : Ridho Fernandes
- Redaktur : Raja Mirza
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar
KLIKMX.COM, PEKANBARU - Daya tampung atau kuota Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Kota Pekanbaru masih terbatas. Pada tahun ajaran ini, ada ribuan anak yang belum dapat tertampung di SMP negeri.
Data dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, jumlah murid SD yang menuntaskan pendidikan tahun ini berkisar 19.200 orang.
Sedangkan kuota SMP negeri di Kota Pekanbaru sesuai laman smp.spmbpekanbaru.id mencapai
15.216 orang.
Data tersebut memperlihatkan ada hampir empat ribu lulusan SD tidak tertampung di sekolah negeri. Jumlah lulusan SD yang tidak tertampung di SMP negeri berkisar 3.984 orang.
Pemerintah Kota Pekanbaru pun menggandeng sekolah swasta untuk menampung murid yang belum tertampung di SMP negeri.
Ada 23 SMP swasta yang bekerjasama dengan pemerintah kota pada SPMB tahun ini. Peserta didik bisa menempuh pendidikan di sekolah swasta tersebut secara gratis.
Sekolah tersebut yakni SMP Telekomunikasi, SMP Taruna Satria, SMP IT Badrul Islam, SMP Plus Terpadu dan SMP IT Al-Muhajirin. Lalu SMP Tri Bhakti, SMP Pekerti Mulya, SMP Islam YLPI, SMP Masmur dan SMP Tunas Karya.
Kemudian SMP Nurul Falah, SMP Yabri Terpadu, SMP Widya Graha, SMP PGRI, SMP Dwi Sejahtera, SMP IT Masmur 2 School, SMP Nurul Falah Kulim dan SMP Muhammadiyah 5. Lalu
SMP Islam Nurul Hidayah, SMP Plus At Thoiba, SMP Bukit Raya, Sialang Bungkuk, SMP IT Darul Fiy Azkya dan SMP IT Aziziyyah.
"Sekolah tersebut menjadi opsi bagi calon peserta didik dalam SPMB tingkat SMP negeri di Kota Pekanbaru," kata Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Rabu (24/6/2026).
Ia menyebut bahwa calon peserta didik bukan hanya bisa memilih SMP negeri tapi juga sekolah swasta. Puluhan sekolah swasta bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dalam SPMB agar bisa menampung para pendaftar.
"Untuk saat ini tercatat sekitar 23 SMP swasta telah masuk dalam skema kemitraan," terang Markarius.
Menurutnya, pemerintah kota melalui dinas pendidikan masih membuka peluang kerja sama dengan sekolah swasta lainnya. Kerjasama ini bertujuan agar seluruh peserta didik lulusan SD di Kota Pekanbaru bisa tertampung dalam SPMB.
Pihaknya sudah membahas kerjasama dengan sekolah swasta dalam Rapat Koordinasi Petunjuk Teknis SPMB tahun 2026 beberapa waktu lalu. Ia menilai kerjasama dengan sekolah swasta bisa mengatasi persoalan dalam penerimaan peserta didik.
"Kita berupaya menyelesaikan persoalan wilayah yang kesulitan mengakses sekolah negeri, sekolah swasta yang jadi mitra pemerintah kota bisa menjadi opsi," jelasnya.
Markarius mengingatkan agar lewat kerjasama dengan sekolah swasta mitra bisa mencegah adanya calon peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri. Ia menyebut sudah ada simulasi tahap awal terkait penerapan kerjasama ini
"Jadi para calon peserta didik bisa langsung terakomodir, jangan sampai ada yang tidak dapat sekolah," ulasnya.
Ada sejumlah jalur penerimaan dalam SPMB tahun 2026. Jalur tersebut yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur affirmasi dan jalur mutasi sehingga peserta didik bisa memilih jalur pendaftarannya.***
